banner 468x60

Surat ‘Kerangkeng’ Bacaleg PKS Timbulkan Polemik Di Daerah

 DAERAH, NEWS
banner 468x60

KABAR.NEWS, Makassar – Unggahan Surat DPP PKS yang mensyaratkan kesediaan mengundurkan diri bagi kader sempat ditunjukkan Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah melalui akun twitter resminya @Fahrihamzah, 30 Juni 2018 lalu. 

Surat tersebut meminta para Bakal Calon Anggota Legislatif (Bacaleg) PKS untuk melakukan 3 hal. Salah satunya mengisi dan menandatangani Surat Pernyataan Bersedia mengundurkan diri bertanggal kosong yang terlampir bersama surat edaran. Fahri bahkan menyebut surat tersebut adalah langkah ‘kerangkeng’ yang dilakukan DPP.

“Itu puncak kebekuan pikiran….anggota DPR adalah wakil  RAKYAT….pergantian ya diatur UU…intervensi partai seperti surat itu berbahaya… dulu PKS memakai slogan: “loyalty to my party ends when loyalty to my country begin…” Sekarang semua orang mau dikerangkeng,” terang Fahri dalam salah satu cuitan di twitter.

Kini, surat pemecatan terhadap pengurus itu sudah sampai ke wilayah, kabupaten dan kecamatan. Surat pernyataan mundur itu wajib ditandatangani dengan tanggal kosong. Hal itu tertuang dalam Surat No. 02/D/EDR/DPP-PKS/2018 tertanggal 29 Juni 2018.

Menyikapi surat edaran tersebut, BCAD PKS yang ingin maju untuk DPRD Pinrang, Syukur Baddu, memilih untuk mundur dari pencalonan dan memilih partai lain.

“Adanya surat edaran ini jadi aneh, belum lagi kita maju bertarung, kita sudah diminta menandatangani surat pengunduran diri. Jangan sampai ini nanti begitu kita terpilih langsung digugat untuk mundur. Apalagi saya melihat PKS sedang rame-rame melakukan pemecatan kadernya. Saya kayaknya akan maju lewat partai lain saja,” ujar Syukur Baddu dalam keterangannya, Minggu (8/7/2018).

Hal serupa terjadi di beberapa daerah lain seperti di Wajo dan Parepare, beberapa tokoh masyarakat yang tadinya berniat maju melalui PKS akhirnya urung dan memilih maju lewat partai lain. Ketua DPD PKS Wajo, Ambo Upe menyayangkan adanya kebijakan tersebut, menurutnya hal itu membuat PKS kesulitan dalam mencari caleg yang akan maju melalui PKS.

“Dengan adanya surat edaran tersebut membuat beberapa tokoh masyarakat yang tadinya telah komitmen maju lewat PKS akhirnya batal dan memilih maju lewat partai lain. Saya sendiri tidak akan maju dalam pemilihan legislatif mendatang,” kata ketua DPD PKS Wajo ini.

Sebelumnya juga sempat ramai artis Adly Fairuz yang selama ini terlihat menjadi icon PKS Muda tetapi akhirnya memilih maju lewat partai Nasdem untuk Dapil Jateng 1.

 

sumber : https://kabar.news/surat-kerangkeng-bacaleg-pks-timbulkan-polemik-di-daerah

banner 468x60

Author: 

Related Posts

Leave a Reply