banner 468x60

Dukungan Teknologi Penting untuk Pembangunan Ekonomi Islam

 EKONOMI
banner 468x60

Oleh karena itu, ekonomi dan keuangan Islam nasional diharapkan tumbuh lebih cepat dan memberikan kontribusi yang lebih luas bagi masyarakat. Bambang berharap, untuk mencapai misi tersebut para pemangku kepentingan di sektor ekonomi dan keuangan Islam harus berperan aktif dan bersinergi. Ia mengatakan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi telah mengubah masyarakat dan menciptakan laju perkembangan baru. Melalui inovasi teknologi, telah tercipta digitalisasi yang mempercepat perputaran informasi yang kemudian telah mengubah struktur ekonomi global dan nasional. JAKARTA, KOMPAS.com – Komite Nasional Keuangan Syariah (KNKS) akan fokus pada agenda pembangunan ekonomi dan keuangan Islam. Belajar dari perkembangan ekonomi Islam yang progresif di Dubai dan Malaysia, penting untuk mengintegrasikan aspek teknologi ke dalam kerangka pembangunan ekonomi Islam. “Pemerintah berkomitmen untuk menyediakan infrastruktur, regulasi yang relevan, serta untuk terus mempromosikan ekonomi dan keuangan Islam, tidak hanya untuk industri, tetapi juga untuk seluruh masyarakat,” kata Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Bambang PS Brodjonegoro dalam keterangannya, Minggu (8/7/2018). Menurut Bambang, melalui KNKS pemerintah dan regulator akan bekerja sama secara sinergis untuk membuka potensi ekonomi dan keuangan Islam, dengan mengintegrasikan ide dan inovasi dengan inovasi teknologi.

Era ini akan menjadi era ekonomi digital, menandai proses revolusioner dari apa yang disebut revolusi industri keempat atau industri 4.0. Untuk mendukung prakarsa “Menjadikan Indonesia 4.0” dan memposisikan Indonesia sebagai 10 besar ekonomi global pada 2030, Bambang menjelaskan perlu perhatian terhadap potensi besar pengembangan ekonomi Islam, khususnya industri halal. Berpartisipasi dalam memproduksi produk halal tidak hanya akan memungkinkan untuk memenuhi permintaan domestik, tetapi juga untuk memasuki pasar global. Oleh karena itu, kolaborasi antara pemerintah, pelaku industri dan aktor terkait lainnya diperlukan untuk mengembangkan industri halal nasional. –– ADVERTISEMENT –– PenulisSakina Rakhma Diah Setiawan EditorKurniasih Budi Tag: Islam ekonomi digital industri halal Berita Terkait Konversi ke Syariah, Perusahaan Gadai Swasta Ikuti Pemerintah Juli 2018, Seluruh Pagadaian di Madura Dikonversi Menjadi Syariah Ketua MUI: Pegadaian Syariah Bisa Dijadikan Sumber Pembiayaan Per Mei 2018, Askrindo Syariah Catat Ujrah Rp 96,119 Miliar Komentar Ada 0 komentar untuk artikel ini Kompas.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE Terkini Lainnya Program Wirausaha Pertanian, Hasil Tani Ditargetkan Naik 20 Persen Program Wirausaha Pertanian, Hasil Tani Ditargetkan Naik 20 Persen Makro 09/07/2018, 13:57 WIB Bursa Sedang Bergejolak, 3 Perusahaan Melakukan IPO Hari Ini Bursa Sedang Bergejolak, 3 Perusahaan Melakukan IPO Hari Ini Makro 09/07/2018, 12:49 WIB Impor Musiman Mereda, BI Prediksi Neraca Perdagangan Kembali Surplus Impor Musiman Mereda, BI Prediksi Neraca Perdagangan Kembali Surplus Makro 09/07/2018, 12:42 WIB Gubernur BI Beberkan Upaya Menghadapi Perang Dagang Gubernur BI Beberkan Upaya Menghadapi Perang Dagang Keuangan 09/07/2018, 12:30 WIB Investor Belum Terbiasa Urus Perizinan di Luar BKPM Investor Belum Terbiasa Urus Perizinan di Luar BKPM Makro 09/07/2018, 12:16 WIB Saham Bank BUMN Dinilai Masih Prospektif Saham Bank BUMN Dinilai Masih Prospektif Makro 09/07/2018, 10:14 WIB Luncurkan OSS, Investor Bisa Urus Izin Secara Online atau di PTSP Luncurkan OSS, Investor Bisa Urus Izin Secara Online atau di PTSP Makro 09/07/2018, 09:30 WIB Menteri Perminyakan Iran Sebut Perintah Trump pada OPEC sebagai Hinaan Menteri Perminyakan Iran Sebut Perintah Trump pada OPEC sebagai Hinaan Makro 09/07/2018, 08:19 WIB Bos Facebook Kini Orang Ketiga Terkaya di Dunia Bos Facebook Kini Orang Ketiga Terkaya di Dunia Inspirasi 09/07/2018, 07:39 WIB Multi Bintang Akan Kembangkan Bisnis Baru di Luar Pasar Bir Multi Bintang Akan Kembangkan Bisnis Baru di Luar Pasar Bir Bisnis 09/07/2018, 06:52 WIB IHSG Diprediksi Masih Menurun IHSG Diprediksi Masih Menurun Keuangan 09/07/2018, 06:18 WIB Industri Otomotif Indonesia Waspadai Dampak Perang Dagang Industri Otomotif Indonesia Waspadai Dampak Perang Dagang Bisnis 09/07/2018, 05:56 WIB Kemenhub Bakal Gelar Tahlilan untuk Menghormati Korban Kebakaran Kemenhub Bakal Gelar Tahlilan untuk Menghormati Korban Kebakaran Makro 08/07/2018, 21:51 WIB Peluncuran OSS Batal Dihadiri Presiden Peluncuran OSS Batal Dihadiri Presiden Makro 08/07/2018, 21:42 WIB Pencabutan Potongan Tarif Impor ke AS Bakal Ganggu Neraca Perdagangan Pencabutan Potongan Tarif Impor ke AS Bakal Ganggu Neraca Perdagangan Makro 08/07/2018, 21:37 WIB Load More Terpopuler 1 Ini Tanggapan Bank Mandiri soal Terselipnya Pecahan Rp 5.000 dan Rp 10.000 di ATM Dibaca 33.942 kali 2 Keluarga Korban Kapal Tenggelam di Danau Toba: Kami Sudah Ikhlas Dibaca 10.527 kali 3 Tuding Asing Mendompleng PGN, Pekerja Pertamina Ancam Stop Produksi Dibaca 9.281 kali 4 Kekurangan Pilot, Garuda Bakal Rekrut dari TNI AU Dibaca 8.405 kali 5 Bos Facebook Kini Orang Ketiga Terkaya di Dunia Dibaca 6.165 kali Now Trending PKS: Koalisi Lebih Setuju Usung Anies Jadi Capres

 

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “Dukungan Teknologi Penting untuk Pembangunan Ekonomi Islam”, https://ekonomi.kompas.com/read/2018/07/08/160457226/dukungan-teknologi-penting-untuk-pembangunan-ekonomi-islam.
Penulis : Sakina Rakhma Diah Setiawan
Editor : Kurniasih Budi<

banner 468x60

Author: 

Related Posts

Leave a Reply