Muara Enim Khatulistiwa News,-Muara Enim ,sunggu sedih sekarang ini melihat masyarakat tanjung Enim kabupaten muara Enim ,terlihat jelas perusahaan PTBA tidak mikirkan masyarakat lagi .
Banyak terlihat perusahaan PTBA ,tidak mikirkan kebun masyarakat yang belum di ganti rugi seperti di Bangko punya Budi Hartono ,asal gusur saja kebunnya yg hasil beli dari masyarakat tanjung raja malah dikupas memakai alat berat ,sedangkan tanah pak Budi Hartono belum di ganti rugi " .ujarnya .
Dan pula salah satu kelompok tani yang ada permasalahan tanah yg belum di ganti rugi ,malah jalan akses jalan menuju kebun para petani sekitar ayek tilam ,ayek jernihan dan arah kebun masyarakat yg berada di bukit kendi ,kini di putus .
Sehingga jalan untuk anak yg tinggal di perkebunan hendak sekolah dan masyarakat yg mau menjual hasil taninnya juga mau beli sembako untuk perminggu di kebun ,tidak bisa lagi pergi ke pasar ,dikarnakan akses jalannya sudah di tambang oleh PT pama ,berdasarkan perintah PTBA .
Disaat tim media menelusuri keberadaan jalan akses masyarakat kekebun mayarakat ternyata benar jalan itu sudah tidak ada lagi dikarnakan sudah dikupas menjadi jurang yg begitu dalam ,jangankan pakai motor ,berjalan kaki pun sulit untuk di lalui .
Panjang sekitar 500 meter dan kedalaman lebih kurang 50 meter akses jalan yg telah di kupas habis oleh PT pama ,atas suruhan tuan tanah yaitu PTBA .
Time media menghimbau agar kiranya pemerintah yg berada di kabupaten muara Enim ,melihat langsung kelokasi dan membantu jerit tangis petani .karna laporan petani ke media ,kelompok tani sudah melayangkan surat permohonan kepada dereksi ptba ,sampai sekarang ini belum ada jawabannya .
Para petani yg berada didaerah itu sekitar 86 orang yg terdata ,meminta agar perusaan Pama yg lagi bekerja mengupas daerah tersebut atas perintah PTBA ,membuat jalan kembali jalan selama ini ada ."pintanya
Agar masyarakat yang berkebun dan beternak ayam ,untuk kelangsungan hidub , mencari nafkah untuk anak istri di hidupkan kembali jalan itu ,ungkapnya .
Bila jalan akses petani hidub kembali ,anak yg tinggal di kebun ,bisa sekolah lagi ,walau tinggalnya jauh dalam hutan ,dia masih mampu berjalan kaki ,kadang diantar orang tuanya sekolah ke kampung terdekat ,untuk menuntut ilmu .
Sekarang anak yang duduk di bangku SD kelas 6 itu ,nyewa di talang Jawa tanjung Enim ,untuk meneruskan cita citanya .
Saat awak media konfirmasi melalui warsaf dengan Hendri sebagai humas PTBA tidak ada tanggapan dari pak Hendri .mengenai jalan itu .(Hermidi)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar