DEPOK, Khatulistiwa news (16/01) - Lurah kelurahan Bojong Pondok Terong Agus Suryana, menegaskan bahwa untuk tahun 2023 hingga 2024 konsepnya ke bagaimana menu wajib itu ada pembagian Kampung Caraka tingkat sama keluarga itu lebih ke sana mengarahnya.
Itu sudah merupakan menu wajib yang tidak bisa ditawar-tawar. Demikian, ujarnya ungkapkan apresiasi usai acara Musrembang yang digelar pada Senin (16/01) di aula gedung Keluarganya Pondok Terong dihadiri oleh puluhan peserta Musrembang, baik warga serta perwakilan ketua RW, serta dihadiri 3 orang anggota DPRD serta turut juga bapak Camat Cipayung, bpk Hasan
Bahwasannya, ungkap Agus Suryana bahwa di tahun 2023 sudah masuk ke dalamnya mulai pembinaannya serta latihannya di ditentukan, Bagaimana menu wajib itu kan ada pembagian Kampung Caraka
Diantaranya, pembuatan sumur resapan yang mana pembuatannya tingkat RW tentunya. Yang kita bagi habis sebanyak 13 RW di dalam pembuatan 1000 lubang diantaranya pembuatan kavling individual sumur resapan pembuatannya tentunya yang kita bagi habis sebanyak 13 RW di dalam pembuatan 1000 lubang ya terutama kepada ini kita pembentukan Kampung Caraka itu sendiri, tukas Lurah Bojong Pondok Terong.
Pembuatan sebidang lubang biopori itu se dari 13 RW sebanyak wajib sumur resapan, lalu juga pembuatan 'septi tenk' dibikinnya kan seperti itu. terutama kepada ini kita pembentukan Kampung Caraka itu sendiri yang mempengaruhi pilihan lainnya yang secara rutin itu kita laksanakan di tahun - tahun sekarang maupun tahun 2024.
Di samping itu, ungkap Pak Lurah Bojong Pondok Terong mengatakan, masih ada untuk menu pilihan itu seluruh Dapil kan karena masih ada anggota dewan lain yang tidak masuk ke program prioritas dalam program prioritas itu masuk ke form A3. " Nah itu masuk kepada form 4 nanti dari situlah ya A4 ini yang memang tidak masuk program prioritas bisa masuk ke dalam aspirasi yang melaksanakan itu," ujar Dia.
Kalau untuk rencana atau wacana pembuatan Madrasah Aliyah Negeri yang digagas anggota dewan (DPRD kota Depok) itu ialah dengan bekerjasama Menteri Pertanian dan Kemenag butuhkan hal yang berbeda maksudnya itu program
" Pak Dewan yang baik, sendiri punya wacana tersebut kan gitu kebetulan. memang ada di wilayah Bojong Pondok Terong namun pada intinya ya kami sih menyambut baik," ujarnya.
Barang tentu, kelurahan Bojong Pondok Terong bakal menyambut baik dengan tentang masalah tersebut karena kan yang namanya AC itu kan masuknya adalah Kementerian Pertanian yang menjadi tidak masuk ke anggaran daerah kan gitu. Itu kan udah tingkat pusat wilayahnya itu jikalau nanti terealisasi, kemuka Suryana
Sementara, perihal beberapa barang barang yang diperdagangkan di halaman gedung kelurahan, dirinya menjelaskan kalau yang akan diperdagangkan seperti itu alhamdulillah ternyata ada 26 produk yang dipegang ada 70 UMKM yang sudah terdaftar
dalam hal ini, harapannya ke depan ialah bagaimana agar mampu mendorong UMKM lebih maju lagi lebih meningkat lagi. Soalnya, dari hasil UMKM hari ini makanya kita selaku khususnya Bagaimana terus bekerja sama dengan UMKM.
Maksudnya, supaya lebih maju lagi seperti itulah hal yang diberikan. Kesempatan - kesempatan di event-event Apapun kan gitu katanya di acara musrenbang itu sendiri
Di samping alasan lain, yaitu yang Pertama (1), ungkapnya di dalam upaya menjalankan program ketahanan ekonomi ketahanan pangan yang tangan ekonomi. Mereka (red : UMKM) sebenarnya aset Karena pada saat Apalagi kita menghadapi inflasi nanti kan justru ekonomi rakyat terutama di dalam lihat segala kemudahan-kemudahan memang selaku pembina di dalam pengurusan UMKM di setiap Kelurahan seperti ini, bebernya.(Niko)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar