BERITA TERKINI

NONTON BARENG PAGELARAN WAYANG ORANG “PANDAWA BOYONG” WUJUD SINERGITAS TNI-POLRI

 



Muara Enim,Khatulistiwa news (16/01) - Terus menjalin sinergitas antara TNI POLRI, Polres Muara Enim Polda Sumsel Menggelar  Nobar pagelaran wayang orang dengan judul ‘Pandawa Boyong’ dalam rangka memperingati Hari Dharma Samudera tahun 2023 TNI Angkatan Laut bertempat di Balai Agung Serasan Sekundang   Muara Enim, Minggu (15/01/2023) mulai pada pukul 19.00 Wib sampai dengan pukul 21.00 Wib



Hadir dalam Nobar Pj. Bupati Muara Enim diwakili Asisten I Sdr. H. Drs. Emran Tabrani, M.Si, Dandim 0404 Muara Enim diwakili Pasilog Kapt. (CZI) Feri, Kapolres Muara Enim diwakili Waka  Polres Kompol Christopher S. Panjaitan, SE, M.Si, Para PJU dan perwira Polres Muara Enim, Para Danramil 0404 Muara Enim, Para perwira Polres Muara Enim, Danton dan anggota Yonif 141  Muara Enim, Tokoh Masyarakat Sdr. Ahmad Imam Mahmudi dan personil TNI - Polri .


Pandawa Boyong bercerita tentang kegagalan Prabu Kresna menjadi duta pamungkas para pandawa untuk mengambil kembali Kerajaan Astinapura dari para Kurawa.


Pemeran dalam acara Pagelaran Budaya Wayang Orang tersebut  Panglima TNI Laksaman TNI Yudo Margono sebagai Bima Sena, Jendral Polisi Listyo Sigit Prabowo sebagai Prabu Puntadewa, Laksamana TNI Muhamad Ali sebagai Batara Baruna, Marsekal TNI Fadjar Prasetyo sebagai  Eyang Gabiyasa, dan Jendral TNI Dudung Abdurachman sebagai Batara Guru


Wakapolres Muara Enim Kompol Christopher Salohot Panjaitan, SE, M.Si, melalui Kasi Humas  Polres Muara Enim AKP RTM. Situmorang menerangkan Menjaga kelestarian budaya asli Nusantara tersebut menjadi penting dilaksanakan di tengah serbuan budaya asing sebagai dampak globalisasi, kemajuan teknologi, informasi dan digital yang salah satunya wayang orang yang merupakan pertunjukan budaya yang menjadi jejak olah piker, olah rasa, olah jiwa dari para leluhur yang penuh dengan filosofi dan ajaran kehidupan.


“dengan Nonton Bareng Wayang Orang, mampu menghidupkan kembali kesenian yang memang kurang familier di generasi Mileneal saat ini. Karena, apapun bentuknya, kesenian ini merupakan warisan budaya yang harus dilestarikan.


” Harapanya, kesenian Wayang Orang bisa kembali tumbuh dan memberikan edukasi positif bagi generasi muda ” pungkasnya.(Hum polres me red) 

Khatulistiwa News Designed by Templateism.com Copyright © 2014

Gambar tema oleh Bim. Diberdayakan oleh Blogger.