BERITA TERKINI

HIKMAH DI BALIK MUSIBAH

 


Oleh : Marsal ( Pengamat Sosial dan Lingkungan )


Muara Enim, Khatulistiwa news (11/03) Dalam beberapa bulan terakhir banyak sekali Musibah yang melanda Negeri ini, dari terjangan Tsunami, amukan angin Topan, banjir bandang, tanah Longsor, hingga gempa bumi. Dan terakhir kemaren banjir Bandang Terjadi di Kabupaten Lahat dan Muara Enim, Kamis  09 Maret 2023

Waktu Kejadian : 09.15 WIB, Lokasi Bencana

Di Desa Tanjung Sirih,

Desa Tinggi Ari, Desa Keban Agung, Desa Karang Dalam, dan Kecamatan Pulau Pinang, Gumay Ulu, Mulak Sebingkai

Kabupaten Lahat Provinsi Sumatera Selatan.

Dan di Kecamatan Tanjung Agung sekitar di Kabupaten Muara Enim.


Hari ini sabtu 11 Maret 2023

Terjadi awan panas guguran di Gunung Merapi tanggal 11 Maret 2023. 11 Kecamatan di Kabupaten Magelang terkena  awan panas dari 

pukul 12.12 WIB ke arah Kali Bebeng/Krasak. Saat ini erupsi masih berlangsung. Masyarakat diimbau untuk menjauhi daerah bahaya (jarak 7 km dari puncak Gunung Merapi di alur Kali Bebeng dan Krasak).


Alam seolah olah murka akibat keserakahan manusia yang dengan rakus mengeksploitasinya tanpa henti. Setidaknya dari beberapa peristiwa inikita dapat memetik *Hikmah*  mengapa musibah selalu saja menimpa kita. Mungkin kita akan menemukan banyak sekali pendapat mengapa ini terjadi.

Para ahli geologi, barangkali akan mengatakan, ini hanya peristiwa alam biasa. Mungkin para dukun juga mengatan, kejadian kejadian tersebut adalah penanda pergantian zaman. Namun yang demikian adalah pendapat yang sah sah saja jika kita percaya, namun itu tidak wajib di Imani. Khutbah Jum'at (10/03/2023) di Mesjid Attaqwa di Kel Pasar II di sampaikan oleh H Hasril Hadi, S Ag.


Terlepas dari segala kelakuan dan antisipaai manusia, dalam pandangan  Al Qur an Musibah musibah adalah merupakan ketentuan yang telah di gariskan oleh Alla h SWT, sebagaimana firman Allah dalam surat At Taubah ayat 51 : yang artinya : 


" _Katakanlah :  sekali kali tidak akan mebimpa kami melainkan apa yang telah di tetapkan oleh Allah bagi kami. Dialah pelindung kami, dan hanyalah kepada Allah orang orang yang berimanharus bertawakkal."_


Pada ayat ini Allah menegaskan bahwa, setiap peristiwa yang terjadi semuanya telah di gariskan Allah. Dan hanya kepada Allah kita berlindung.


Lalu mengapa Allah menimpakan bencana kepada ummat Nya ? Umat yang mengimani dan menyembah Nyadalam ajaran yang bener dan Hak ?

Mengapa bukan orang orang kafir saja yang di tumpas dengan bèncana ? Jawabnya adalah karena di balik setiap takdir pastila terdapat makna yang tersembunyi. Termaauk dalam beberapa musibah yang melanda kita. Dan bagi saudara saudara kita yang tertimpa musibah namun masih hidup setidaknya dapat memetik hikmah atas apa yang menimpa mereka.


Mereka yang lolos dari bencana adalah orang orang yang beruntungkarena masih sempat di tegur oleh Allah Swt, merka yang lolos masih di berikan kesempatan oleh Allah untuk memperbaiki kualitas ketaqwaan, ke imanan dan hidupnya. mereka masih sempat meminta ampunan kepada Àllah SWT. Atas segala kesalahan serta berbuat kebajikan sepanjang sisa hidupnya untuk menghapuskan dosa.


Bencana  menjadi teguran bagi mereka yang selamat  demikian pula bagi yang berada jauh dari tempat kejadian, orang orang yang tidak terkena bencana, mendapatkan cobaan dari dampak bencana. Mereka yang sentosa berkewajiban menolong yang kepayahan. Mereka yang hidup berkewajiban menyelenggarakan jenazah bagi yang meninggal. Mereka yang masih memiliki banyak harta, berkewajiban membeeikan makanan dan pakaian serta menolong dengan segenapkemampuan kepada mereka yang kelaparan  memeberi pakaian kepada mereka, dan memfasilitasi mereka yang kehilangan tempat tinggal.


Rasulullah, SAW bersabda, "Barang siapa melepaskan kesusahan seoranf Muslim dari kesusahan dunia, Allah akan melepaskan Kesusahannya pada hari Kiamat, dan barang siapa memudahkan seorang yang mendapatkan kesusahan, Allah akan memydahkan urusannya di dunia dan akhirat, dan barang siapa menutupi ( aib ) seoranf Muslim, Allah akan menutupi ( aibnya ) di dunia dan akhirat, dan Allah selalu akan menolong Hambanya selama ia menolong saudaranya." ( HR. Muslim )


Bencana adalah juga sebuah teguran dari Allah kepada orang orang berinan, namun lalai menjalankan perintah Nya. Peringatan dari Allah inisudah sering kali nampak melalui beberap peristiwa serupa yang seringkali melanda negeri kita, namun selalu saja kita belum bisamemoerbaiki diri, sikap dan oerbuatannya. Padahal beberapa peristiwa musibah yang terjadi ini adalah akibat dari perbuatan dan ula kita sendiri.

Jika alam di negeri kuta rusak, siapa yang merusaknya ? Tentu adalah kita sendiri yang merusaknya. Bukan ñegara lain  karena takkan ada negeri lain dapat merusak negara kita jecuali kita sendiri yang mengijinkan mereka. 

 Allah SWT berfirman dalam surat Arrum ayat 41.


Yang artinya : " _Telah nampak  kerusakan di darat dan di lautan disebabkan karena perbuatan tangan manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebagian dari ( akibat ) perbuatan mereka, agar mereka kembali ke jalan yang benar. "_


Adapun bagi kita semua, rentetan musibah yang terjadi hendakla menjadi Tadzkirah ( pengingat ) bahwa bencana memilukan  tersebut dapat terjadi di tempat kuta, jika Allah menghendaki, seharusnyalah bagi kita untuk selalu berdoa, bertaqarruf dan beeistighfar semoga Allah SWT selalu menganugrahkan keselamatan dan ampunan bagi kuta semua. (Redaksi) 

Khatulistiwa News Designed by Templateism.com Copyright © 2014

Gambar tema oleh Bim. Diberdayakan oleh Blogger.