Ratusan masyarakat yang antri mengambil kupon jalan santai yang dipusatkan di Museum batubara Pasar Bawah Tanjung Enim terhitung sejak Jumat sudah ada yang menukar ke panitia atau EO pelaksana kegiatan dan puncaknya sejak Sabtu pagi hingga siang ratusan masyarakat sudah mulai antri di lokasi tersebut.
Fina Hariani (40) warga Pasar Tanjung Enim yang merupakan salah satu calon peserta jalan santai yang saat itu sekitar pukul 11,00 Wib yang akan mendaftar dan akan mengambil bajo kaos tanda peserta mengaku bahwa kondisi penuh sesak karena bagian panitia tidak menyediakan banyak tempat sehingga antri cukup panjang.
Kondisi panas dan banyaknya berbagai komentar membuat beberapa calon peserta lainnya naik pitam dan terjadilah keributan hingga ada lempar lemparan kursi kepada calon peserta lainnya. Ujar Fina. Sabtu Sore tadi (4/03)
Lilis (36) warga Talang Gabus mengungkapkan bahwa banyak nya peserta dan kurangnya petugas atau panitia yang membagikan kaos peserta tak mampu menghadapi jumlah peserta yang hadir. Seharusnya tempat daftar dan pengambilan kaos dibagi beberapa titik sehingga tak terjadi antrian panjang.
Dikatakan Lilis pula bahwa baru HUT PT BA tahun 2023 ini terjadi keributan seru seperti ini dan semoga jadi pelajaran bagi Panitia HUT PTBA dan EO (pelaksana) harap nya.
Tamrin Salah satu warga dari Desa Keban Agung mengatakan jika sebelum nya pembagian kupon ini diserahkan ke Kantor Desa dan Kelurahan dengan jumlah bervariasi. Selanjutnya RT RW atau Kafus yang akan membagi kupon tersebut ke warga yang akan ikut kegiatan tersebut.
Dengan demikian warga tidak harus repot-repot untuk mendaftar dan Antri di satusatu titik seperti ini apalagi telah terjadi keributan antar sesama peserta ungkapnya (Redaksi)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar