JAKARTA, Khatulistiwa news (05/06) - Natalius Pigai, mantan Komisioner Komnas HAM katakan dalam akun Twitter nya resminya pada hari Senin (05/02023), lagi tadi @NataliusPigai2 "Deny beri early warning agar tdk terjadi destruktif dlm proses pemilu 2024. Harap Polisi Tolak". " Biasanya kebocoran rahasia negara bkn informasi verbal akan tetapi bukti tertulis." Demikian ujar Pigai berikan komentar dan opini. Jakarta
Diketahui, bahwa perihal pelaporan mantan Wamenkumham Prof. Denny Indrayana kepada Pihak Kepolisian tersebut, juga direspon oleh Ketua IM57+ Institute, M Praswad Nugraha yang mana turut sampaikan, beberapa poin. Jakarta, Senin (05/06/2023)
Dalam keterangan tertulis singkatnya, Imbuh Praswad Nugraha, menanggapi upaya kriminalisasi terkait pelaporan , maka IM57+ Institute menyampaikan beberapa hal sebagai berikut:
Yang Pertama, pelaporan ini tidak dapat terlepas dari statemen Menkopolhukam yang alih-alih berfokus pada upaya-upaya pelemahan demokrasi dan anti korupsi malah menaikkan isu kebocoran informasi yang berpotensi menjadi bahan kriminalisasi.
" Mahfud MD harusnya mempunyai sikap yang sama kerasnya terhadap berbagai polemik yang hadir terkait dugaan kebocoran data dan informasi dalam penegakan hukum di KPK. Sebagai Menkopolhukam, Mahfud harus memahami mana priotas yang harus didorong dalam menjaga rule of law," papar Nugraha.
Di samping itu alasan yang Kedua (2), ungkapnya bahwa upaya kriminalisasi ini bukanlah soal Denny Indrayana secara pribadi tetapi soal pukulan serius terhadap upaya menjaga nilai reformasi dalam demokrasi dan anti korupsi.
" Untuk itu, ini adalah ujian sesungguhnya bagi Presiden dan Kapolri dalam menjaga komitmen terhadap penolakan terhadap upaya kriminalisasi yang dapat membungkam demokrasi dan anti korupsi," timpalnya.
Kemudian, respon yang Ketiga, bahwa IM57+ Institute berkomitmen untuk menjaga nilai reformasi dalam demokrasi dan anti korupsi tersebut yang salah satunya dengan bergabung dalam tim advokasi Denny Indrayana sebagai kuasa hukum," Demikian pernyataan ini disampaikan.
" Panjang umur perjuangan !," Pungkas Ketua IM57+ Institute
Lantaran itulah secara terpisah, dalam akun media sosial salah seorang tokoh pejuang Hak Asasi Manusia (HAM), Natalius Pigai pun merespon dalam akun Twitter nya @NataliusPigai2
" Mahfud MD kebocoran RHS Ngr yg mana? No Kep berapa?, bahan Keputusannya mana?. Biasanya kebocoran rahasia negara bkn informasi verbal akan tetapi bukti tertulis. Deny beri early warning agar tdk terjadi destruktif dlm proses pemilu 2024. Harap Polisi Tolak." Demikian ujar Pigai (Niko)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar