BOGOR,Khatulistiwa (09/08) - Pada Rabu Di Pondok Pesantren (Ponpes) Nurul Qur,an Kampung Bonjong Garut Desa Ciomas Tenjo Bogor Jawa barat Kesahajaan dengan rasa kekeluargaan,yang kami rasa mana kala kami berkunjung ketempat itu,sikap ramah warga masyarakat kepada siapa saja yang berkunjung ke desa itu sudah menjadi ciri khas warga kampung Bojong Garut Ciomas.
Jalinan Silaturahmi sesama warganya pun terpelihara rapi, Belum lagi budaya religius sangat kental dengan keanekaragaman kegiatanya,seperti saling mengunjungi warga yang sedang sakit, syukuran di tiap rumah menyambut bulan-bulan Hijriah yang di istimewakan,bergotong royong untuk kebersihan kampung,serta banyak lagi kearifan lokal yang kental tertanamkan, pada tiap individu warga desa Bojong Garut Ciomas.
Beriring jalannya waktu, kesahajaan dan kearifan lokal tersebut mesti tetap dipertahankan. Mengingat, pengaruh era gelobalisasi dan di jaman internet ini bukan suatu hal yang mustahil berpengaruhnya dampak negatif pada setiap individu warga.
Dalam rangka mengantisipasi kemungkinan itu, ada seorang ustad yang perduli dengan adanya kemungkinan itu sehingga beliau dengan sengaja membuka surau kecil untuk memberikan pembekalan akidah sejak dini kepada para generasi penerus (generus) yang berada di sekitaran kampung Bojong Garut Ciomas Tenjo khususnya, Katakan saja ustad Sa,adiH.
Berkesempatan, dari awak media menjumpai ustad SaadiH pada kediamannya Tepatnya di Pondok pesantren Nurul Qur'an Beliaupun mengunggah atas kecintaanya dengan kerukunan serta kearifan lokal yang ada pada warga masyarakat.
Ini merupakan suatu usaha kami, untuk membentengi diri generasi penerus bangsa, dengan ditanamkanya akidah serta nilai-nilai budi luhur Kepada tiap anak didik kami dengan pembekalan ilmu agama islam,yang berbasis Salafiah. Hal itu, perlu kami lakukan mengingat perkembangan jaman yang semakin kompleks Tantangannya terlebih menyangkut akhlak, unggahnya menyampaikan.
Masih, ustadz Sa,adih sampaikan," Alhamdulilah baru setahun berjalan surau ilmu kami berjalan. antusias warga masyarakatpun mendukung langkah kami dalam upaya itu. Dengan semakin bertambahnya anak didik kami(santri)yang turut serta menimba ilmu di tempat ini,dalam Hal ini kami terbentur dengan fasilitas untuk keberlangsungan belajar mengajar kami," tuturnya
Namun, hal itu masih bisa diupayakan dengan sekemampuan kami dibantu oleh peran serta warga masyarakat. Sehingga, bisa menambah fasilatas ruang belajar untuk para santriawan/santriawati, kendati belum sepenuhnya rampung.
" Kamipun, membuka diri kepada khlayak umum untuk ikut berpartisipasi Dalam pembangunan pesantren kami. Agar kelak generasi anak bangsa menjadi pribadi yang berahlakul karimah," jelasnya
Terpisah, saat dijumpai oleh salah Satu wali santri,membenarkan sekaligus bersyukur dengan adanya surau ilmu di kampung kami sangat berdampak positif untuk pribadi anak-anak kami.
" Sekarang, mereka bisa mengerti ilmu ibadah seperti sholat. bahkan sampai bisa membaca Al,qur,an dan menjadikan anak kami berperilaku baik. kami berharap pondok pesantren Nurul Qur'an akan semakin jaya dan berkah," ungkapnya.(Ajat Jo)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar