BERITA TERKINI

Tumpah Lagi, Angkutan Batubara Tebar Debu dan Jadi Biang Kemacetan.

 


Muara Enim Khatulistiwa news (09/08) - Diduga terjadi serempetan antara dua armada angkutan batubara yang terjadi di sekitar wilayah Karangasem Kelurahan Tanjung Enim Selatan Kecamatan Lawang Kidul Kabupaten Muara Enim berakibat kemacetan panjang di sepanjang jalan lintas nasional tersebut. Rabu malam ini (09/08) sekitar pukul 21.30 Wib. 

Diketahui di lokasi kejadian, mobil angkutan batubara jenis Mitsubishi Fuso dengan nomor polisi BE 8101 BV dengan mobil yang sama dengan nomor polisi BE 9317 AJ  merupakan Armada milik PT Trans Andalan Energi TAE dengan Kendaraannya milik Angkutan Batubara PT MME mengalami trouble atau serempetan sehingga material batubara tumpah ketengah jalan. 

Dari keterangan Safaruddin warga sekitar menyebut Kejadian ini Bermula dari banyaknya angkutan batubara yang mulai beroperasi pada pukul 21.00 Wib entah apa penyebabnya sehingga tepat melewati arah kompi wilayah Karangasem kedua mobil tersebut terjadi serempetan sehingga mengakibatkan material batubara tumpah di tengah jalan yang pada akhirnya meninggalkan debu dan kemacetan parah di malam ini jelasnya. 

Saat ini masyarakat umum ataupun pengguna jalan hanya bisa menggerutu dan merasa jengkel akibat tidak tertibnya para pengemudi dan kurang tegasnya para pengusaha batubara yang melewati di jalan nasional ini. 

Sementara dari pihak pemerintah kabupaten Muara Enim yang katanya ingin mencari solusi, sampai saat ini belum ada tindak lanjut dan hanya terkesan membiarkan masyarakat selalu menjadi korban dari maraknya angkutan batubara yang nyata-nyata melanggar ketentuan. Tegasnya.

Hingga dengan pukul 23.00 WIB belum ada upaya yang dilakukan oleh pelaku angkutan untuk membersihkan material yang menumpuk di tengah jalan  dan terkesan membiarkan masyarakat umum menghirup debu batubara (Janggok) 


Khatulistiwa News Designed by Templateism.com Copyright © 2014

Gambar tema oleh Bim. Diberdayakan oleh Blogger.