JAKARTA,Khatulistiwa News- (12/01) - Menyikapi perkembangan situasi pasca 2 tahun pandemi Covid 19 mewabah pasien yang menghuni di Rumah Sakit Darurat Covid -19 di Wisma Atlet pada pekan awal bulan Januari 2022,
beberapa pekan belakangan ini muncul varian baru bernama Omicron.
Kepala Humas RSDC Wisma Atlet Kemayoran Kolonel dr Mintoro Sumego MS menyampaikan, situasi harian perkembangan pandemik covid - 19 wisma atlet Kemayoran terdapat pasien sebanyak 2.160 orang (pasien). Demikian katanya pada wartawan saat jumpa pers di bilangan Kemayoran, Jakarta Pusat. Jakarta, Rabu (12/01/22)
" Sekiranya 90% pasien yang dirawat, rata rata dari pelaku perjalanan luar negeri. Terdapat, di tower 5 sebanyak 703 pasien, tower 6 sebanyak 812 pasien," ungkap dr Mintoro Sumego.
Diketahui, mengikuti sesuai dengan edaran dan arahan Kementerian Kesehatan RI, mereka yang dinyatakan sudah sembuh apabila sudah dirawat sepuluh hari dan PCR positif diperiksa 1 x 24 jam.
" Hunian di Wisma atlet pada hari ini ada
sebanyak 2.160 orang (pasien), dengan BOR ada 58,78 persen. Jumlah pasien yang masuk sampai saat ini ada 185 orang. Dimana 36 pasien dari FKPP (umum) sementara 149 pasien dari pasien yang melakukan perjalanan dari luar negeri, dari Saudi Arabia, Amerika Serikat, Italia, dan beberapa negara lain," papar Kepala Humas RSDC Wisma Atlet.
Kemudian, di Wisma Atlet saat ini memiliki relawan aktif sejumlah 1.182 orang." Pasien yang dirawat sesuai dengan SOP di wisma atlet. Pasien terpapar Omicron kita rawat, ada 327 pasien. Pasien dikonfirmasi untuk hari ini nol (0) , lalu yang sudah pulang terpapar Omicron sebanyak 25 pasien," terang Kolonel Mintoro.
" Total yang sudah pulang dan sembuh selama dirawat sebanyak 197 pasien yang terpapar di rumah sakit Wisma Atlet sampai sejauh ini," jelasnya.
Lebih lanjut, pasien yang dirawat sebagainya sebanyak 130 pasien yang melakukan perjalanan luar negeri dari Saudi Arabia, Turki, Malaysia, Uni Emirat Arab. Sementara, pasien non perjalanan luar negeri, total ada 32 pasien.
Rata rata dirawat selama sepuluh hari, untuk diperiksa sebelum pulang dua (2) kali pcr. Jika tanpa gejala, dan negatif. Maka pasien dipulangkan." Untuk fasilitas rumah sakit darurat Wisma Atlet ruangan di tower 7 sudah dipersiapkan ruangannya dan telah dilakukan disinfektan. Sementara yang digunakan fasilitas di tower 5 dan 6 dulu. Kemudian, untuk Tenaga Medis, dari Kemenkes dan sudah pernah jadi relawan sebelumnya sehingga sudah terbiasa menangani," ujar Kepala Humas RSDC Wisma Atlet.
Di akhir penjelasannya, Kolonel dr Mintoro Sumego MS memberikan saran bagi masyarakat Covid belum selesai, tetap patuhi protokoler kesehatan, jangan takut di tracing, jangan panik, lakukan vaksin apapun bagus, pungkasnya.(Niko)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar