BERITA TERKINI

Monitoring dan Evaluasi Penggunaan Dana Desa dan Alokasi Dana Desa Tahun Anggaran 2025 di Desa Jaga Baya

 



LAHAT,KHATULISTIWANEWS.COM— Pemerintah Kecamatan Kikim Selatan melaksanakan monitoring dan evaluasi (monev) penggunaan Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) Tahun Anggaran 2025 di Desa Jaga Baya, Kecamatan Kikim Selatan, Kabupaten Lahat, Jumat (23/01/2026).


Kegiatan monev dilakukan untuk memastikan pelaksanaan pembangunan desa berjalan sesuai perencanaan, ketentuan anggaran, serta kebutuhan masyarakat. Evaluasi mencakup pembangunan fisik dan program nonfisik yang dibiayai dari DD dan ADD.


Dalam kegiatan tersebut, tim monev meninjau langsung pembangunan dua titik sumur bor yang telah rampung 100 persen. Pembangunan sumber air bersih ini menjadi salah satu prioritas desa untuk meningkatkan kesejahteraan warga.


Kepala Desa Jaga Baya, Bambang Heriadi, ST, mengatakan air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang tidak dapat ditunda. Selama ini, sebagian warga masih kesulitan memperoleh air layak, terutama saat musim kemarau panjang.


Ia menjelaskan kondisi geografis Desa Jaga Baya yang berada di dataran tinggi dan jauh dari aliran sungai menjadi tantangan tersendiri dalam penyediaan air bersih. Oleh karena itu, pembangunan sumur bor dipilih sebagai solusi paling tepat dan berkelanjutan.


“Lokasi sumur bor ditentukan berdasarkan kebutuhan dan pemerataan, agar manfaatnya dapat dirasakan oleh lebih banyak warga,” ujar Bambang Heriadi.


Selain sumur bor, monev juga mencakup program ketahanan pangan melalui pengadaan bibit alpukat yang dikelola BUMDes Jagabaya Selaras. Pemerintah desa juga merealisasikan honor untuk kader Posyandu, marbot, guru ngaji, dan tenaga PAUD, serta melanjutkan pembangunan gedung perpustakaan desa.


Bambang Heriadi mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat fasilitas yang telah dibangun. Menurutnya, sumur bor merupakan aset bersama yang harus dimanfaatkan secara bijak agar dapat digunakan dalam jangka panjang.


Monev dihadiri Camat Kikim Selatan Hermansyah HB, SE, beserta tim kecamatan, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), dan pendamping desa. Kehadiran lintas unsur tersebut bertujuan memberikan pengawasan sekaligus pendampingan kepada pemerintah desa.


Camat Kikim Selatan, Hermansyah HB, SE, menyampaikan bahwa monev merupakan sarana pembinaan agar pengelolaan keuangan desa semakin tertib, transparan, dan akuntabel. Ia menegaskan setiap program desa harus tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.


“Jika masih terdapat kekurangan, mari kita perbaiki bersama. Apabila ada kendala di lapangan, segera berkoordinasi. Pengelolaan keuangan desa harus sesuai dengan perencanaan,” tegasnya. ( Rochmi)

Khatulistiwa News Designed by Templateism.com Copyright © 2014

Gambar tema oleh Bim. Diberdayakan oleh Blogger.