BERITA TERKINI

PC GP Ansor Jakarta Pusat Soroti Fenomena Viral Kasus Penjual Es di Kemayoran: Perlu Edukasi Bijak Bermedsos dan Pendekatan Humanis

 



JAKARTA, Khatulistiwa news (28/01) – Pengurus Cabang Gerakan Pemuda (GP) Ansor Jakarta Pusat menanggapi kehebohan di media sosial terkait video viral yang memperlihatkan kesalahpahaman antara anggota Babinsa dan Bhabinkamtibmas Polsek Kemayoran dengan seorang pedagang es tradisional yang dituding menggunakan bahan tidak layak konsumsi.


GP Ansor Jakarta Pusat menilai bahwa peristiwa tersebut perlu disikapi secara lebih jernih, proporsional, dan edukatif, agar tidak berkembang menjadi polemik berkepanjangan yang berpotensi merugikan banyak pihak.


GP Ansor Jakarta Pusat melihat bahwa fenomena viral di media sosial memiliki dua sisi. Di satu sisi, budaya viral dapat menjadi sarana percepatan informasi, membangun solidaritas publik, dan mendorong kepedulian sosial.


Namun di sisi lain, viralitas juga berpotensi menimbulkan dampak negatif apabila informasi yang beredar belum terverifikasi dengan baik, sehingga dapat memicu kesalahpahaman, stigma, bahkan fitnah.


Ketua Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Jakarta Pusat, Rizal Afifudin melihat fenomena viral ini sebagai dua sisi mata uang. Di satu sisi, media sosial bisa menjadi sarana kontrol sosial dan solidaritas publik, tetapi di sisi lain dapat menjadi berbahaya apabila informasi yang beredar belum terverifikasi dan langsung diviralkan tanpa klarifikasi. 


Dalam konteks ini, kita harus menghindari budaya saling menghakimi di ruang digital

GP Ansor Jakarta Pusat memahami bahwa peristiwa ini berangkat dari kesadaran kolektif masyarakat, termasuk aparat, terhadap maraknya oknum penjual makanan tidak sehat yang membahayakan konsumen, khususnya anak-anak. Sikap kewaspadaan tersebut merupakan hal yang wajar dan patut diapresiasi.


Namun demikian, GP Ansor menilai bahwa dinamika di lapangan serta kondisi psikologis saat kejadian turut memengaruhi narasi yang berkembang, sehingga memunculkan persepsi negatif di ruang publik. 


Oleh karena itu, GP Ansor berharap kedua belah pihak dapat dipertemukan dan difasilitasi oleh pimpinan masing-masing institusi agar persoalan ini dapat diselesaikan secara bermartabat dan berkeadilan.


Merujuk pada klarifikasi resmi pihak kepolisian, khususnya Polsek Kemayoran, GP Ansor Jakarta Pusat memberikan apresiasi atas langkah preventif berbasis metode ilmiah, yakni pengujian laboratorium terhadap sampel makanan yang dipersoalkan serta gp ansor jakarta pusat mengapresiasi usaha kepolisian selain meminta maaf secara terbuka juga telah berusaha melakukan langkah seperti ganti rugi dagangan, pemulihan nama baik pedagang.


“Hasil uji laboratorium yang transparan dan dapat dipertanggungjawabkan merupakan langkah tepat agar kebenaran tidak hanya berdasarkan asumsi, tetapi data ilmiah,” ungkap GP Ansor.


Selain itu, langkah aparat yang memberikan ruang klarifikasi terbuka serta permohonan maaf kepada pedagang yang bersangkutan dinilai sebagai awal yang baik dalam membangun kepercayaan publik, sekaligus wujud komitmen keterbukaan dan perbaikan layanan institusi kepolisian di wilayah Jakarta Pusat.


GP Ansor Jakarta Pusat menekankan pentingnya sosialisasi dan edukasi bijak bermedia sosial kepada masyarakat luas. Media sosial seharusnya menjadi sarana berbagi informasi yang mencerahkan, bukan alat provokasi atau penghakiman.


“Peristiwa ini hendaknya menjadi pelajaran bersama bahwa setiap informasi perlu dicek kebenarannya, dicari sumbernya, dan diklarifikasi sebelum disebarluaskan,” tambahnya.


Di akhir pernyataannya, GP Ansor Jakarta Pusat mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap mendukung aparat TNI, Polri, dan instansi pelayanan publik lainnya dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan kenyamanan masyarakat.


Namun demikian, GP Ansor menegaskan bahwa upaya tersebut perlu selalu mengedepankan pendekatan humanis, dialogis, dan partisipatif, dengan melibatkan masyarakat sebagai mitra, bukan objek semata.


“Semoga kejadian ini menjadi hikmah bersama: bijak bermedsos, tidak mudah terprovokasi, serta terus menjaga suasana yang aman, tenteram, dan damai di tengah masyarakat,” tutup GP Ansor Jakarta Pusat. (Niko)

Khatulistiwa News Designed by Templateism.com Copyright © 2014

Gambar tema oleh Bim. Diberdayakan oleh Blogger.