Muara Enim,Khatulistiwa news (25/03) — Kabar duka menyelimuti Bumi Serasan Sekundang. Salah satu putra terbaik daerah, Dr. H. Salmudin, SH., MH., wafat pada Selasa (24/3/2026) sekitar pukul 07.45 WIB di Rumah Sakit Umum Palembang, setelah menjalani perawatan akibat sakit yang dideritanya.
Kepergian almarhum tidak hanya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, tetapi juga masyarakat luas, khususnya di wilayah Semende dan Kabupaten Muara Enim.
Menurut keterangan keluarga yang disampaikan oleh Marshal, almarhum dikenal sebagai sosok yang bersahaja, berintegritas, serta memiliki komitmen kuat dalam bidang hukum dan pendidikan. “Beliau pribadi yang sederhana dan penuh dedikasi dalam pengabdian,” ujarnya.
Dalam perjalanan kariernya, Dr. Salmudin pernah menjabat sebagai Wakil Rektor Universitas Serasan (UNSAN) periode 2022–2025. Namun, karena kondisi kesehatan yang terus menurun, ia memilih mengundurkan diri dari jabatannya dan fokus menjalani pengobatan.
Jenazah almarhum kemudian dibawa ke Muara Enim untuk dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Rumah Tumbuh dan Pelawaran, Kelurahan Muara Enim. Prosesi pemakaman dilaksanakan pada sore hari usai salat Ashar, berlangsung khidmat dan penuh haru.
Sejumlah tokoh masyarakat, kerabat, dan warga tampak hadir memberikan penghormatan terakhir.
Di mata masyarakat, almarhum bukan sekadar akademisi dan dosen hukum. Di UNSAN.
Ia juga dikenal sebagai panutan yang aktif memberikan pemikiran serta kontribusi nyata bagi kemajuan daerah, terutama dalam mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Kiprah dan pengabdiannya selama ini menjadi bagian penting dalam perjalanan pembangunan di daerah. Almarhum juga dikenal kerap memotivasi generasi muda untuk menempuh pendidikan tinggi sebagai bekal menghadapi masa depan.
Ucapan belasungkawa pun mengalir dari berbagai kalangan. Mereka mengenang almarhum sebagai sosok yang rendah hati, mudah bergaul, dan selalu memberi semangat kepada sesama.
“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Kita kehilangan sosok yang sangat berjasa. Semoga Allah SWT menerima segala amal ibadahnya dan menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya,” ujarnya salah satu perwakilan keluarga.
Masih menurut Marshal, almarhum merupakan putra kelahiran Desa Tenam Bungkuk, Kecamatan Semende Darat Tengah (SDT). Kepergiannya menjadi kehilangan besar bagi masyarakat Semende.
Namun demikian, nilai-nilai perjuangan, ilmu, dan keteladanan yang ditinggalkannya diharapkan tetap hidup dan menjadi inspirasi bagi generasi penerus. ( red)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar