BERITA TERKINI

Palembang Siap Lindungi Generasi Penerus dari DBD! Vaksinasi Massal Dimulai, Target 7.500 Anak SD

 


 


Palembang Khatulistiwa News,- Upaya perlindungan masyarakat Sumatera Selatan dari ancaman Demam Berdarah Dengue (DBD) semakin digencarkan! Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan, Dinas Kesehatan Kota Palembang, dan Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya secara resmi meluncurkan program pemantauan aktif vaksinasi dengue di Kota Palembang.

 

Gubernur Sumatera Selatan, Dr. H. Herman Deru, menegaskan komitmennya untuk menekan angka kasus DBD dan mewujudkan target nol kematian akibat dengue pada tahun 2030. Vaksinasi dan pemantauan aktif ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang pembangunan kesehatan di daerah.

 

"Kita harus lebih proaktif, berbasis data, dan melibatkan kolaborasi lintas sektor untuk melawan DBD," ujarnya.

 

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan, dr. H. Trisnawarman, M.Kes., Sp.KKLP., Supsp.FOMC, mengungkapkan kekhawatiran atas tingginya kasus DBD di Palembang, terutama pada kelompok usia anak sekolah. Data menunjukkan bahwa Palembang mencatat 968 kasus DBD dan 3 kematian pada tahun 2025.

 

"Vaksinasi ini menjadi langkah penting untuk melindungi anak-anak kita dari bahaya DBD," tegasnya.

 

Ketua Pelaksana Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue di Sumatera Selatan, dr. Ariesti Karmila, Sp.A (K)., M.Kes., menjelaskan bahwa program ini akan menyasar 7.500 anak di 60 Sekolah Dasar di wilayah kerja 10 Puskesmas dengan laporan kejadian DBD tertinggi. Sebanyak 5.000 anak akan mendapatkan vaksinasi.

 

Prof. Dr. dr. Sri Rezeki Hadinegoro, Sp.A(K), Penanggung Jawab Kegiatan Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Nasional, meyakinkan masyarakat bahwa vaksin dengue aman dan efektif. Ia berharap hasil dari pemantauan aktif ini dapat menjadi dasar untuk pemberian vaksinasi dengue dalam program nasional.

 

"Mari kita lindungi anak-anak kita dari DBD dengan mengikuti program vaksinasi ini," ajaknya.

 

dr. Arif Abdillah, Head of Medical Affairs, PT Takeda Innovative Medicines, menyatakan dukungannya terhadap upaya pencegahan DBD di Indonesia melalui kolaborasi lintas sektor.

 

Kabid Pencegahan Pengendalian Penyakit Dinkes Sumsel, Ira P. Ogatiyah, mengingatkan masyarakat untuk tetap menjalankan 3M Plus dan menjaga kebersihan lingkungan. Vaksinasi dengue akan diberikan sebanyak dua dosis dengan selang waktu 3 bulan, dan akan dipantau selama 3 tahun.

 

Dengan adanya program vaksinasi ini, diharapkan angka kasus DBD di Palembang dapat ditekan dan generasi penerus dapat tumbuh sehat dan terlindungi.(Red)

Khatulistiwa News Designed by Templateism.com Copyright © 2014

Gambar tema oleh Bim. Diberdayakan oleh Blogger.