BERITA TERKINI

Warga Sunter Agung Antusias Ikuti Pawai Obor Se - Kelurahan

 


JAKARTA. Khatulistiwa news (17/06) - Peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah di Kelurahan Sunter Agung, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara, berlangsung meriah dan penuh khidmat. Ribuan warga memadati Pelataran Jakarta International Stadium (JIS) untuk mengikuti rangkaian acara yang diisi dengan pawai obor, hadroh, sholawatan, Dzikir dan Tausiah. (15/6/2026) 

serta santunan kepada sejumlah 140 anak yatim

Kegiatan yang mengusung semangat kebersamaan dan penguatan nilai-nilai keagamaan ini merupakan hasil kolaborasi antara Lembaga Musyawarah Kelurahan (LMK), Karang Taruna, RT, RW, serta berbagai unsur kemasyarakatan lainnya di wilayah Sunter Agung. Pemilihan pelataran JIS sebagai lokasi acara dinilai strategis karena mampu menampung antusiasme warga secara leluasa, aman, dan representatif.

 

Berdasarkan laporan panitia, kegiatan ini diikuti sekitar 1.200 peserta yang berasal dari berbagai wilayah di Kelurahan Sunter Agung. Pengamanan acara dilakukan secara terpadu dengan melibatkan Satpol PP, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Polsek Tanjung Priok, Koramil, Pokdar Kamtibmas, Karang Taruna, serta unsur pengamanan lingkungan. Seluruh personel ditempatkan di titik-titik strategis di dalam dan sekitar area JIS untuk memastikan kegiatan berlangsung tertib dan kondusif.

 

Kolaborasi Lintas Elemen Masyarakat

 

Lurah Sunter Agung, Ahmad Firdaus, menyampaikan apresiasi atas partisipasi seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, kesuksesan acara ini tidak lepas dari sinergi semua pihak dan dukungan fasilitas publik yang memadai.

 

“Acara ini merupakan kolaborasi seluruh unsur masyarakat di Sunter Agung, mulai dari LMK, Karang Taruna, RT, RW, hingga tokoh masyarakat. Alhamdulillah, penggunaan pelataran JIS membuat kegiatan berjalan lancar, aman, dan sangat meriah,” ujar Ahmad Firdaus saat diwawancarai awak media.

 

Kegiatan tersebut juga mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kecamatan Tanjung Priok dan dihadiri sejumlah pejabat serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), termasuk perwakilan kecamatan, TNI, dan Polri.

 

Wadah Kreativitas dan Syiar Islam

 

Ketua LMK Sunter Agung, Darman Tiwong, menegaskan bahwa peringatan 1 Muharram tahun ini menjadi wadah bagi masyarakat untuk menampilkan kreativitas sekaligus memperkuat syiar Islam. Ia menjelaskan bahwa pihaknya mengundang seluruh unsur masyarakat dari 20 RW yang ada di Kelurahan Sunter Agung.

 

“Alhamdulillah, seluruh potensi yang dimiliki warga Sunter Agung bisa tampil malam ini. Ada pawai obor, hadroh, sholawatan dan tausiah, selain itu juga ada santunan Anak Yatim sejumlah 120 anak. Ini menjadi panggung bagi masyarakat untuk menyalurkan bakat dan kreativitas mereka di ruang terbuka yang representatif seperti JIS,” ujarnya.

 

Darman menambahkan peserta pawai obor mulai dari RW 1 sampai RW 10 yang rutin menggelar kegiatan serupa, Seluruh perwakilan RW dan tokoh masyarakat hadir memberikan dukungan.


Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya LMK dalam menyalurkan aspirasi masyarakat sekaligus menghadirkan alternatif kegiatan positif, khususnya bagi generasi muda.

 

“Selama ini, perayaan pergantian tahun sering kali identik dengan kegiatan yang kurang bermanfaat. Karena itu, kami ingin menghadirkan suasana yang lebih religius agar nilai-nilai Islam semakin tumbuh dan generasi muda memiliki ruang untuk menyalurkan bakatnya melalui kegiatan yang positif,” tutur Darman.

 

Momentum Meningkatkan Taqwa dan Persatuan

 

Ahmad Firdaus.  menekankan bahwa peringatan Tahun Baru Islam tidak hanya dimaknai sebagai pergantian tahun dalam kalender Hijriah, tetapi juga menjadi momentum spiritual dan sosial.

 

“1 Muharram bukan sekadar pergantian tahun, tetapi momentum untuk meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT, mempererat silaturahmi, menjaga semangat gotong royong, kerja sama, serta memperkuat toleransi antarumat beragama,” ungkap Ahmad Firdaus.

 

Baik pihak kelurahan maupun LMK sepakat untuk menjadikan peringatan 1 Muharram sebagai agenda tahunan yang akan terus dikembangkan. Evaluasi akan dilakukan secara berkala untuk memastikan pelaksanaan di masa depan menjadi lebih baik dan bermanfaat.

 

“Insya Allah, kegiatan positif seperti ini akan terus kami laksanakan setiap tahun. Apa yang masih kurang akan dievaluasi agar pelaksanaannya ke depan menjadi lebih baik dan semakin bermanfaat bagi masyarakat,” tutup Ahmad Firdaus.

 

Peringatan 1 Muharram 1448 Hijriah di Sunter Agung diharapkan dapat menjadi sarana memperkuat nilai-nilai keislaman, membangun kebersamaan, serta menumbuhkan semangat gotong royong dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.


Tak kalah menariknya,  spektakuler  dan pertama kalinya pawai obor yang terdiri dari anak-anak seumuran SD SMP dan SMA mengitari pinggiran Gedung JIS dengan syarat obor elektrik yang boleh ikut mengitari.

serta santunan kepada sejumlah 140 anak yatim

Khatulistiwa News Designed by Templateism.com Copyright © 2014

Gambar tema oleh Bim. Diberdayakan oleh Blogger.