BERITA TERKINI

Selain Nabrak Mogok, Teror Apalagi Yang Diterima Masyarakat Dampak Angkutan Batubara di Jalan Umum

 



Muara Enim, Khatulistiwa news (20/08) belum Satu minggu mobil angkutan batubara menyerempet di depan beberapa ruko di lokasi pertokoan di Kelurahan Pasar Tanjung Enim Tepatnya di Jalan Lintas baturaja  Kecamatan Lawang Kidul Muara Enim kiri lagi-lagi mobil angkutan batubara mogok dan menuai macet di pusat keramaian tersebut. 

Dari informasi yang berhasil dihimpun di lokasi kejadian mobil angkutan batubara milih PT Sarana Karya Muda SKM mengangkut batubara milik PT BAS dengan tujuan ke Kabupaten Lahat namun tepatnya di pusat kota Tanjung Enim tepatnya hanya beberapa meter di depan Mapolsek Lawang Kidul  mobil dengan nomor polisi B 9373 KYY tersebut mengalami Trouble sehingga tidak bisa berjalan. 

Trouble kendaraan tersebut diperkirakan pada Minggu (21/08) sekitar pukul 04.00 Wib hingga dengan sekarang belum dilakukan evakuasi atau perbaikan dari para mekanik perusahaan tersebut. Akibatnya jalan yang sehari-hari terlihat padat  dengan berbagai aktivitas menjadi macet. 

Menurut Ferihandi warga Kelurahan Pasar membenarkan bahwa dirinya telah melihat mobil Dumptruk  angkutan batubara terlihat mogok di depan toko Indah foto  dan Toko Mas Adil hanya beberapa meter dari Polsek Lawang Kidul.. 



Iya kalau ada yang mogok, jalan di depan kita pasti macet karena aktivitas masyarakat yang berlalu lintas maupun yang berbelanja di pusat pertokoan di sini cukup padat. Kita minta kepada pihak perusahaan untuk segera melakukan perbaikan atau mengevakuasi mobil angkutan Batubara   ukuran besar ini agar tidak terjadi kemacetan. Pintanya. 


Menyimak berbagai kejadian yang kerap terjadi yang ditimbulkan oleh mobil angkutan batubara di jalan umum ini, beberapa perangkat RT dalam Kelurahan Pasar Tanjung Enim hanya menyengir melihat kejadian tersebut
ini karena tidak adanya ketegasan dari pemerintah Kabupaten dan komitmen para pengusaha batubara yang hanya berjanji ingin memberikan kontribusi kepada masyarakat utamanya masyarakat yang ada di kecamatan Lawang Kidul yang merupakan imbas dari penghadangan masyarakat terhadap angkutan batubara beberapa bulan lalu 
Yahh  janji tinggal janji ungkapnya, Angkutan batubara tetap jalan dan masyarakat tetap terteror setiap hari Tegasnya (Janggok) 



Khatulistiwa News Designed by Templateism.com Copyright © 2014

Gambar tema oleh Bim. Diberdayakan oleh Blogger.